Mendapati remote TV terbuka baterainya atau tutup toples berserakan di lantai adalah pemandangan biasa bagi orang tua dengan anak balita. Rasa penasaran adalah salah satu modal terbesar dalam proses belajar anak. Namun, orang tua wajar merasa khawatir jika barang yang dieksplorasi berisiko membahayakan anak, seperti stopkontak atau barang elektronik.
Bagaimana cara menyeimbangkan dukungan terhadap kreativitas anak dengan menjaga keamanan mereka?
1. Tahan Reaksi Negatif Anda Saat melihat anak membongkar sesuatu yang salah, anak suka bongkar pasang barang? Jangan langsung dimarahi, ya!. Tarik napas panjang. Teguran keras akan membuat anak takut untuk mencoba hal baru. Ambil barang tersebut dengan lembut dan jelaskan secara perlahan mengapa benda itu tidak boleh dimainkan.
2. Siapkan "Zona Bebas Bongkar"
Sediakan satu kotak atau sudut ruangan yang berisi barang-barang aman yang boleh dibongkar pasang sesuka hati oleh si Kecil. Anda bisa memasukkan kardus bekas, botol plastik bersih, atau balok susun ke dalam zona tersebut.
3. Berikan Mainan Edukasi yang Tepat Cara paling efektif adalah mengganti barang elektronik yang menjadi incaran mereka dengan mainan edukatif yang fungsinya serupa. Anak yang suka memutar sekrup bisa diberikan set mainan tukang-tukangan berbahan kayu atau plastik BPA-Free. Temukan mainan favorit si kecil di Happy Momo Indonesia dan temani proses belajarnya sambil bermain!.